Advertise Here

Spalza, Ayo Tanam Pohon!

- Another Blogger Blog's

langit sudah mulai mendung, pertanda kalau hujan akan turun. Tapi itu tidak akan menyulitkan langkahku untuk pergi ke rumah oma. Sudah lama aku tidak ke sana, aku rindu cerita-cerita oma tentang masa lalu. Kadang aku ikut merasakannya dan aku tertarik.

Tapi kini semua telah berubah sejak kematian omaku atas penyakit komplikasi parunya kemarin. Tak ada lagi cerita menarik tentang masa lalu lagi. Akupun ke rumah oma hanya untuk mengambil barang sepupuku yang tertinggal, karena kini sepupuku yang dulu tinggal bersama oma tinggal di rumahku.

Rumah kecil itu masih berdiri kokoh, dengan cat yang sudah mulai mudar, dan pagar yang sudah berkarat. Aku masuk ke dalamnya. Sepi. Aku jadi ingat masa lalu, saat aku ke sini aku selalu berlari ke dalam rumah, melihat oma duduk di kursi tuanya sambil menikmati secangkir teh. Mungkin sekarang, masa lalu lebih baik dari sekarang.

Aku masuk ke kamar oma. Sepi. Banyak debu di sana. Aku tertarik dengan sebuah album tua di atas meja oma. Kusam sekali album ini. Aku membuka lembaran demi lembar. Ada banyak foto jaman dulu, aku tertarik dengan foto sawah di belakang rumah. Indah sekali. Aku penasaran apa sawah ini masih ada ?

Secepat kilat aku melihat ke belakang rumah oma. Tak ada sawah di sana. Sekarang sudah terganti dengan kawasan penduduk. Yah sayang sekali, sawah seindah itu harus terganti dengan pemukiman penduduk. Dan aku pikir, masa lalu kadang memang lebih baik.

Oleh : Asyifa Zahra

kadang kita berfikir
apakah kehidupan di masa depan akan sama dengan sekarang?
Akankah lebih baik ?
Ataukah makah lebih buruk ?

Semua kemudi di tangan kita
apakah kita akan merawat dunia ini
Atau mensia-siakannya
demi anak cucu kita

demi itu semua, ayolah kawan
tanam pohon sebanyak mungkin
gunakanlah barang-barang daur ulang
menimalkan penggunaan barang elektronik perusak pohon

dengan semangat memperindah dunia
aku yakin ,dunia di masa depan
pasti akan jauh lebih baik
dari dunia kita sekarang

oleh : Asyifa Zahra
kadang kita tidak tahu
apa yang telah bumi ini lakukan
kepada kita
kepada kita semua

kita juga tidak sadar
peran apa yang di pegang bumi kita
menyediakan lahan untuk hidup
penyedia air, sumber daya, serta isinya
milik kita

tapi apakah kita pernah berterima kasih padanya?
Berterima kasih atas segala kebaikannya
dan sekarang, aku ingin mengatakan
terima kasih bumi”

oleh : Asyifa Zahra
sobat negeriku ...
apakah kau rasakan tangisnya ?
Rasakan deritanya ?
Atau engkau rasakan pilunya?

Apakah engkau tau, derita yang ibu kita alami ?
Apakah engkau peduli dengan nasib ibu kita kelak kemudian ?
Apakah engkau masih memperdulikannya ?
Lalu apa yang akan kau lakukan sobat ?

Apakah kau akan sadar karena telah merusaknya ?
Ataukah kau akan melanjutkan perusakan itu ?
Aku tak tahu sobat ...
yang aku tahu kini,
ibu pertiwi pun menangis

oleh : Asyifa Zahra
di tepi jalan itu
engkau berdiri tegak
kokoh, tak tergoyahkan
si pohon tua, yang tak lekang oleh waktu

bertahun-tahun kau berdiri
berbagai peristiwa telah kau alami
tapi, tidakkah engkau letih ?
Menjalani lika-liku kehidupan

dulu kau di jadikan tempat untuk berteduh
untuk melepas lelah
untuk melepas penat yang ada di pikiran manusia
tapi, tidakkah engaku letih ?

Ya allah, berilah pohon tua itu kekuatan
kekuatan untuk menopang tubuhnya
untuk menopang lelahnya
tapi sampai sekarang aku masih terus dan terus bertanya
kapan ini semua akan berakhir ?

Oleh : Asyifa Zahra

Dulu, waktu awal-awal masuk SPALZA, pasti ada MOM alias Masa Orientasi Murid. Waktu MOM, kita diajarin banyak hal tentang SPALZA, mungkin tujuannya biar kita bisa nyesuaiin diri di SPALZA yang beda sama SD.
  Dari mulai dikasih tau peraturan-peraturannya, dikenalin sama guru-gurunya, dan sebagainya yang dulu nggak pernah ada di SD. Di SPALZA pokoknya asik banget.
Dan kita juga dikasih tugas. Salah satu tugasnya berkaitan dengan One Man One Tree. Alias satu orang satu pohon. Jadi, kita disuruh bawa satu taneman. Ya boleh apa aja.
Yaudah deh, kita bawa. Trus tau-tau disuruh naroh di depan perpus. Nanti, dirawat sama karyawan SPALZA. Tujuannya ya buat ngelatih kita biar mencintai tumbuhan dan bumi. Dan jangan lupa buat ngerawatnya ..
Jadi, kegiatan kecil waktu MOM itu ternyata bermanfaat banyak ya :)

oleh : Alyssa Makarima